JawaPos.com- Menyambut bulan Ramadan, Perusahaan Daerah Rumah Potong Hewan (PD RPH) mulai menyiapkan stok daging. Total, 8 ton daging disiapkan. BUMD itu juga melakukan monitoring harga daging di pasaran.
Dirut PD RPH Fajar Arifianto Isnugroho mengatakan menjelang Ramadan, harga daging masih stabil. Yakni, di angka Rp 120 ribu per kg. ”Meski permintaan meningkat, harganya masih tidak naik,” jelasnya kemarin (2/3).
Biasanya, harga daging mulai naik ketika mendekati bulan puasa. PD RPH sudah menyiapkan langkah antisipasi. Caranya adalah dengan menambah stok daging. Totalnya mencapai 8 ton daging. ”Itu untuk kebutuhan Maret hingga Mei. Kami juga memperhitungkan kebutuhan daging sampai Lebaran,” ujar Fajar.
Menurut Fajar, di awal-awal puasa, permintaan daging masih landai. Kebutuhan akan daging baru meningkat saat pertengahan Ramadan hingga Idul Fitri. ”Stok sapi juga aman. Saat ini per hari sekitar 180 ekor sapi yang dipotong di RPH,” tuturnya.
Daging yang disediakan oleh PD RPH dipastikan terjamin mutunya. Aman dan memenuhi standar ASUH (aman, sehat, utuh, dan halal). ”Kami ingin mengedukasi masyarakat bahwa pemotongan di PD RPH sudah mendapat sertifikat dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dan Nomor Kontrol Veteriner (NKV) dari Pemprov Jatim,” terang Fajar.
Lapak pedagang yang menjual daging dari PD RPH diberi penanda khusus. Bentuknya sebah plakat. Setiap hari tim monitoring akan memelototi kualitas daging yang dijual oleh pedagang. ”Dengan begitu, konsumen akan mendapatkan daging dengan kualitas baik,” papar Fajar.