Beritaterkini.co.id – Siapa yang menyangka bahwa malam itu, sang juara Liga Spanyol harus pulang dengan tangan kosong? Barcelona yang baru saja mengamankan gelar juara musim ini justru tersandung di Estadio de Mendizorroza, kandang Alaves yang sedang berjuang keras menghindari degradasi. Hasil akhir 1-0 untuk tuan rumah menjadi salah satu kejutan menarik di pekan ini.
Laga Alaves vs Barcelona yang berlangsung pada Kamis, 14 Mei 2026 dini hari WIB ini memang sudah diprediksi banyak pihak sebagai laga yang tidak mudah bagi Blaugrana. Pasalnya, Barcelona datang dalam kondisi yang jauh dari optimal setelah pelatih Hansi Flick memutuskan melakukan rotasi besar-besaran. Delapan perubahan dalam starting eleven cukup menjelaskan mengapa performa tim tamu terasa hambar sepanjang pertandingan.
Di sisi lain, Alaves tampil dengan semangat yang jauh berbeda. Bagi mereka, tiga poin bukan sekadar angka di papan klasemen, melainkan soal kelangsungan hidup di kasta tertinggi sepak bola Spanyol. Dan malam itu, semangat itulah yang menjadi pembeda.
Babak Pertama: Alaves Agresif, Barcelona Lesu
Peluang Awal Langsung Hadir
Pertandingan baru berjalan satu menit ketika Alaves langsung menciptakan ancaman pertama. Ibrahim Diabate, penyerang andalan tuan rumah, nyaris membuka keunggulan cepat namun upayanya belum menemui sasaran. Meski begitu, momen itu langsung menunjukkan bahwa Alaves tidak datang untuk sekadar bermain.
Barcelona mencoba merespons dengan beberapa peluang, namun semuanya terasa setengah matang. Hingga menit ke-30, kedua tim sudah mencatatkan total sembilan percobaan tembakan, tetapi tidak satu pun yang benar-benar merepotkan kiper masing-masing secara serius.
Lewandowski dan Rashford Tampil di Bawah Standar
Dua nama besar di lini depan Barcelona, Robert Lewandowski dan Marcus Rashford, sama-sama tampil mengecewakan malam itu. Rapatnya lini tengah Alaves membuat keduanya kesulitan mendapatkan ruang yang cukup untuk berkreasi. Permainan Blaugrana lebih banyak berkutat di area tengah lapangan tanpa mampu menembus pertahanan tuan rumah secara efektif.
Ini bukan sekadar masalah teknis, melainkan juga soal motivasi dan intensitas. Barcelona sudah memastikan gelar juara, sementara Alaves masih bertempur untuk bertahan hidup. Perbedaan urgensi itu terasa sangat nyata di lapangan.
Gol Tunggal Ibrahim Diabate Menentukan
Tepat menjelang turun minum, Alaves akhirnya berhasil memecah kebuntuan. Ibrahim Diabate tampil sebagai pahlawan tuan rumah dengan gol yang cukup berkelas. Setelah memenangkan duel fisik dengan Marc Bernal, Diabate melepaskan sepakan voli yang gagal ditahan oleh kiper Barcelona, Wojciech Szczęsny. Skor 1-0 untuk Alaves pun terpampang di papan skor saat babak pertama berakhir.
Gol tersebut juga mengakhiri catatan buruk Alaves yang gagal meraih clean sheet dalam 21 pertandingan liga sebelumnya. Dua pencapaian sekaligus dalam satu malam, dan semuanya terasa tepat waktu.
Babak Kedua: Pertahanan Alaves Tak Tergoyahkan
Memasuki babak kedua, Barcelona berupaya mencari gol penyama. Namun solidnya barisan pertahanan Alaves membuat tim asuhan Hansi Flick tidak mampu menemukan celah yang berarti. Tuan rumah bermain disiplin, menutup ruang, dan tidak memberi kesempatan kepada para pemain rotasi Barcelona untuk bereksperimen.
Alaves berhasil mempertahankan keunggulan 1-0 hingga peluit panjang ditiupkan. Kemenangan ini bukan hanya menjadi tiga poin berharga dalam perjuangan mereka keluar dari zona degradasi, tetapi juga menjadi pesan kuat bahwa tidak ada laga yang mudah di La Liga, bahkan bagi sang juara sekalipun.
Susunan Pemain Kedua Tim
Alaves menurunkan: Antonio Sivera; Angel Perez, Nahuel Tenaglia, Ville Koski, Victor Parada; Denis Suarez, Antonio Blanco, Jon Guridi, Abde Rebbach; Ibrahim Diabate, Toni Martinez. Dilatih oleh Quique Sanchez Flores.
Sementara Barcelona bermain dengan: Wojciech Szczesny; Jules Kounde, Pau Cubarsi, Alvaro Cortes, Alejandro Balde; Marc Casado, Marc Bernal; Roony Bardghji, Dani Olmo, Marcus Rashford; Robert Lewandowski. Dilatih oleh Hansi Flick.
Dampak Hasil Ini bagi Klasemen La Liga
Kemenangan ini menjadi angin segar bagi Alaves di tengah persaingan ketat zona bawah klasemen Liga Spanyol. Tiga poin dari laga Alaves vs Barcelona bisa menjadi batu loncatan penting untuk menjauh dari zona merah dan mempertahankan tempat di La Liga musim depan.
Bagi Barcelona, kekalahan ini memang tidak berdampak pada posisi mereka sebagai juara. Namun tetap menjadi pengingat bahwa rotasi berlebihan bisa menjadi bumerang, terutama saat menghadapi tim yang sedang berjuang dengan segala yang mereka punya.
Pertandingan seperti ini adalah bukti bahwa sepak bola selalu punya cara untuk mengejutkan kita. Siapakah yang akan bertahan di La Liga musim ini dan siapa yang harus turun kasta? Pantau terus perkembangan klasemen Liga Spanyol untuk melihat drama sesungguhnya hingga pekan terakhir!