JawaPos.com – TNI AL mengerahkan KRI Semarang-594 ke Provinsi Bangka Belitung (Babel). Kapal bantu rumah sakit milik Angkatan Laut yang tengah sandar di Surabaya, Jawa Timur itu berangkat Minggu (8/8). Itu dilakukan guna menindaklanjuti permintaan dari Gubernur Provinsi Kepulauan Babel Erzaldi Rosman kepada Komandan Pangkalan TNI AL (Lanal) Bangka Belitung Kolonel Laut (P) Fajar Hernawan.
KRI pun bergerak ke Bangka Belitung atas perintah Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono. Bila tidak ada kendala, kapal tersebut sudah merapat di Bangka Belitung lusa (10/8).
“Nantinya KRI Semarang-594 akan lego jangkar di sekitar Tanjung Pandan,” jelas Kolonel Fajar. Dari lokasi tersebut, oksigen akan didistribusikan menggunakan landing craft utility (LCU) ke daratan.
KRI Semarang-594 memiliki kemampuan medis yakni Kontainer Medis Ruang Oxygen Generator yang mampu memproduksi oksigen secara terus-menerus selama 24 jam dan dapat menghasilkan pengisian oksigen sebanyak 72 ribu liter per hari. Untuk itu, kapal tersebut dikirim ke Bangka Belitung yang sedang membutuhkan suplai oksigen lebih banyak.
“Oksigen dari KRI Semarang-594 seterusnya disalurkan ke beberapa rumah sakit yang mengalami kekurangan oksigen di wilayah Bangka Belitung” terang Fajar.
Menurut perwira menengah dengan tiga kembang di pundak itu, pengerahan KRI Semarang-594 ke Bangka Belitung merupakan wujud kerja sama antara Lanal Bangka Belitung dengan Pemprov Bangka Belitung.
Fajar juga memastikan, TNI AL siap membantu pemerintah daerah Bangka Belitung yang butuh lebih banyak suplai oksigen lantaran alat untuk memproduksi oksigen di daerah tersebut sedang rusak. Dengan kehadiran kapal tersebut, TNI AL berharap bisa membantu menyelesaikan persoalan kelangkaan oksigen di sana.
Lewat keterangan resmi yang diterima oleh Jawa Pos Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman menyambut bantuan TNI AL. Dia menghaturkan terima kasih kepada TNI AL yang telah mengirimkan bantuan oksigen melalui KRI Semarang-594.
“Selama ini Pemprov Babel telah melaksanakan kerjasama dengan pihak TNI AL dalam penanganan pencegahan penyebaran Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Antara lain dengan serbuan vaksin, monitoring dan penegakan PPKM, dan imbauan kepada masyarakat tentang penerapan 5M secara disiplin,” terangnya.