Benarkah Sid Wilson Resmi Dipecat dari Slipknot Setelah Hampir Tiga Dekade?

Berita Terkini – Nama Slipknot selalu identik dengan energi brutal, topeng ikonik, dan loyalitas anggota yang seolah tak tergoyahkan. Selama bertahun-tahun, band metal asal Iowa ini membangun reputasi sebagai salah satu grup paling solid di dunia heavy metal — bukan hanya soal musik, tapi juga soal ikatan antaranggotanya. Maka wajar jika kabar yang beredar pada akhir Juli 2026 langsung mengguncang komunitas penggemar metal di seluruh dunia: Sid Wilson, sang DJ sekaligus pemain kibor yang telah bersama Slipknot hampir tiga dekade, dikabarkan resmi didepak dari band tersebut.

Kabar ini pertama kali dilaporkan oleh TMZ pada Minggu, 2 Agustus 2026. Mengutip sumber yang diklaim dekat dengan band dan mengetahui langsung situasi tersebut, TMZ menyebut bahwa pemecatan Sid bersifat permanen dan telah disampaikan secara resmi kepadanya pada Jumat sore, 31 Juli 2026. Tentu saja, berita semacam ini tidak bisa langsung ditelan mentah-mentah — tapi cukup untuk membuat seluruh komunitas metal berdebar dan bertanya-tanya: apa yang sebenarnya terjadi di balik layar Slipknot?

Yang membuat situasi ini semakin menarik — sekaligus membingungkan — adalah respons yang muncul dari dalam band itu sendiri. Alih-alih konfirmasi atau penolakan yang tegas, yang publik dapatkan justru sebuah postingan Instagram Stories penuh teka-teki dari gitaris band, Jim Root. Sebuah petunjuk tipis yang justru membuka lebih banyak pertanyaan daripada jawaban.

Pemecatan Mengejutkan di Penghujung Juli 2026

Berdasarkan laporan TMZ, Sid Wilson menerima pemberitahuan soal pemecatannya pada Jumat sore waktu Amerika Serikat, tepat di penghujung bulan Juli 2026. Sumber tersebut menegaskan bahwa keputusan ini bersifat permanen — bukan sekadar cuti atau jeda kreatif seperti yang terkadang terjadi di dunia musik. Artinya, jika kabar ini benar, Sid benar-benar telah mengakhiri perjalanannya bersama Slipknot setelah bergabung sejak 1999.

Hampir 27 tahun. Itu bukan waktu yang sebentar. Bagi banyak penggemar, Sid bukan sekadar “anggota band” — ia adalah bagian dari DNA Slipknot itu sendiri. Karakter DJ-nya yang eksentrik, aksi panggung yang nyaris akrobatik, hingga persona DJ Starscream yang terinspirasi dari tokoh antagonis Transformers, semuanya menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas visual dan musikal Slipknot selama puluhan tahun.

Sayangnya, hingga berita ini pertama kali mencuat, tidak ada satu pun keterangan resmi soal alasan di balik pemecatan tersebut. Slipknot sebagai entitas band belum mengeluarkan pernyataan apa pun, dan pihak Sid Wilson pun belum merespons secara publik. Keheningan ini justru yang membuat spekulasi terus berkembang di berbagai forum dan media sosial.

Pesan Misterius Jim Root yang Membakar Rasa Penasaran

Di hari yang sama saat kabar pemecatan itu beredar, gitaris Slipknot Jim Root membagikan sebuah unggahan di Instagram Stories yang langsung menarik perhatian. Tanpa menyebut nama siapa pun secara langsung, Root menulis serangkaian kalimat singkat yang terasa seperti respons terhadap drama yang sedang terjadi — diiringi lagu Slipknot dari tahun 2008 berjudul ‘Til We Die.

“Jangan percaya semua yang Anda baca,” tulis Root. “Berhenti. Berpikir. Tarik napas. Renungkan sejenak. Mungkin. Mungkin juga tunggu sampai ada informasi lebih lanjut.”

Pesan itu pendek, tapi berat. Apakah Root sedang membantah laporan TMZ? Ataukah ia justru mengonfirmasikan bahwa ada sesuatu yang lebih kompleks di balik cerita yang beredar? Pilihan lagu ‘Til We Die — yang secara harfiah berarti “Hingga Kita Mati” — pun terasa seperti simbol yang disengaja, meski tidak ada yang bisa memastikan maksud sesungguhnya. Cara komunikasi seperti inilah yang membuat situasi semakin kabur dan penggemar semakin penasaran.

Sid Wilson: Lebih dari Sekadar DJ di Balik Topeng

Untuk memahami betapa besar dampak kabar ini, kita perlu melihat siapa sebenarnya Sid Wilson dalam konteks Slipknot. Bergabung sejak 1999, Sid adalah salah satu dari sedikit anggota yang telah melewati hampir seluruh era band — dari kejayaan album debut Slipknot yang meledak di akhir 90-an, album monster Iowa (2002), hingga berbagai iterasi lineup yang terus berubah seiring waktu.

Di luar Slipknot, Sid juga menjalani proyek solo sebagai DJ Starscream — sebuah alter ego yang terinspirasi dari karakter villain di franchise Transformers. Proyek ini mencerminkan sisi Sid yang lebih eksperimental dan personal, sekaligus menunjukkan bahwa musisi bertopeng nomor 0 ini memiliki identitas artistik yang kuat di luar kerangka band besarnya.

Kehidupan pribadinya pun sempat menjadi sorotan. Beberapa bulan sebelum kabar pemecatan ini muncul, tepatnya pada Maret 2026, Sid dan aktris Kelly Osbourne dikabarkan membatalkan pertunangan mereka. Sebuah tahun yang tampaknya berat bagi sang DJ — kehilangan pasangan hidup, lalu disusul kabar hengkang dari band yang telah menjadi rumahnya selama hampir tiga dekade.

Slipknot dan Daftar Panjang Pergantian Personel

Bagi penggemar lama Slipknot, pergantian personel bukan hal yang benar-benar asing. Sejak band ini berdiri, lineup mereka telah mengalami sejumlah perubahan yang cukup signifikan — beberapa di antaranya meninggalkan luka yang dalam di hati para Maggot (sebutan penggemar Slipknot).

Kepergian yang Mengubah Wajah Band

Nama-nama yang lebih dulu meninggalkan Slipknot cukup panjang. Chris Fehn, perkusionis yang dikenal dengan topeng hidung panjangnya, mengundurkan diri pada 2019 setelah terlibat perselisihan hukum dengan anggota band lainnya soal masalah finansial. Jay Weinberg, drummer yang menggantikan posisi almarhum Paul Gray di kursi perkusi, juga dikabarkan keluar dari band pada 2023 setelah hampir satu dekade bersama.

Craig Jones, keyboardist lainnya, turut meninggalkan band setelah sekian lama. Dan tentu saja, dunia metal tidak akan pernah melupakan kepergian Paul Gray — bassis pendiri Slipknot yang meninggal dunia pada 2010 — serta Joey Jordison, drummer orisinal yang legendaris, yang wafat pada 2021.

Kepergian Sid Wilson, jika benar terkonfirmasi, akan semakin mempersempit lingkaran anggota “generasi pertama” yang masih tersisa di Slipknot. Ini bukan hanya soal satu orang keluar — ini soal identitas dan warisan sebuah band yang telah membentuk landscape heavy metal selama lebih dari dua dekade.

Apa Artinya Ini bagi Masa Depan Slipknot?

Penampilan live terakhir Slipknot tercatat di festival Inkcarceration — festival musik dan tato yang digelar di Ohio — pada Juli 2025. Sejak saat itu, tidak ada kabar besar dari band hingga drama Juli 2026 ini meledak ke publik. Apakah band sedang dalam transisi besar? Apakah ada album atau tur baru yang sedang dipersiapkan dengan formasi yang berbeda? Pertanyaan-pertanyaan ini belum memiliki jawaban pasti.

Yang jelas, Slipknot kini berdiri di persimpangan yang menarik sekaligus penuh ketidakpastian. Band dengan warisan sebesar ini tentu tidak akan mudah runtuh, tapi setiap kepergian anggota orisinal membawa tantangan tersendiri — baik dari sisi kreativitas maupun dari sisi kepercayaan para penggemar setia.

Menunggu Kepastian di Tengah Kabut Spekulasi

Sampai saat ini, satu-satunya hal yang bisa dikatakan dengan pasti adalah: belum ada konfirmasi resmi. TMZ mengutip sumber anonim, Jim Root merespons dengan pesan kriptis, dan Slipknot sebagai band tetap bungkam. Dalam situasi seperti ini, bijak rasanya untuk tidak terburu-buru menarik kesimpulan — persis seperti yang disarankan Root dalam pesannya.

Dunia musik — terutama di ranah metal — sering kali dipenuhi drama yang berakhir berbeda dari yang diberitakan. Perselisihan internal yang terlihat fatal di media bisa berakhir dengan rekonsiliasi. Kabar pemecatan bisa ternyata hanya jeda sementara. Atau sebaliknya, konfirmasi resmi bisa datang dan membuktikan bahwa perpisahan ini memang nyata dan permanen.

Apapun yang terjadi, kisah Sid Wilson dan Slipknot adalah pengingat bahwa di balik topeng dan riff-riff keras itu, ada manusia dengan dinamika hubungan yang kompleks — persis seperti band-band lainnya. Untuk sekarang, yang bisa kita lakukan adalah menunggu, mengamati, dan berharap bahwa Slipknot — dalam formasi apapun — masih akan terus menghasilkan musik yang layak untuk dipentingkan. Bagaimana menurut kamu, apakah Slipknot bisa tetap relevan tanpa salah satu anggota orisinalnya?

By admin