Beritaterkini.co.idKabar gaji ke-13 selalu jadi momen yang paling ditunggu-tunggu para aparatur sipil negara setiap tahunnya. Bayangan tambahan penghasilan di pertengahan tahun tentu membuat banyak ASN, TNI, Polri, hingga pensiunan bersiap merencanakan berbagai kebutuhan. Tapi sebelum terlalu jauh berekspektasi, ada satu hal penting yang wajib dipahami terlebih dahulu.

Pemerintah secara resmi telah mengatur bahwa tidak semua komponen tunjangan ASN otomatis masuk dalam perhitungan gaji ke-13 tahun 2026. Aturan ini tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 2026 tentang Pemberian THR dan Gaji Ketiga Belas bagi Aparatur Negara, Pensiunan, dan Penerima Tunjangan Tahun 2026.

Lantas, tunjangan apa saja yang tidak ikut dihitung? Dan apa yang sebenarnya masuk dalam komponen pembayaran? Berikut penjelasan lengkapnya agar kamu tidak salah paham soal besaran gaji ke-13 yang akan diterima.

Daftar Tunjangan ASN yang Tidak Masuk Komponen Gaji Ke-13

Berdasarkan PP Nomor 9 Tahun 2026, pemerintah secara tegas mengecualikan sejumlah jenis tunjangan dari perhitungan gaji ke-13. Pengecualian ini berlaku untuk berbagai jenis insentif dan tunjangan khusus yang sifatnya tidak rutin atau terkait kondisi kerja tertentu.

Beberapa tunjangan yang dikecualikan antara lain insentif kinerja, insentif kerja, tunjangan pengelolaan arsip statis, tunjangan bahaya, tunjangan risiko, tunjangan kompensasi, dan tunjangan pengamanan.

Tunjangan Khusus yang Juga Tidak Diperhitungkan

Selain daftar di atas, tunjangan pengabdian bagi ASN yang bertugas di daerah terpencil juga tidak masuk dalam komponen gaji ke-13. Hal yang sama berlaku untuk tunjangan operasi pengamanan bagi personel tertentu, serta berbagai tunjangan khusus lainnya yang diatur secara internal oleh masing-masing instansi pemerintah.

Kebijakan pengecualian ini bukan tanpa alasan. Pemerintah ingin memastikan pembayaran gaji ke-13 tetap proporsional dan menyesuaikan kemampuan keuangan negara, sekaligus menjaga keseimbangan distribusi tambahan penghasilan bagi seluruh aparatur negara.

Komponen yang Tetap Masuk dalam Gaji Ke-13

Meski ada sejumlah tunjangan ASN yang dikecualikan, bukan berarti gaji ke-13 yang diterima akan jauh berkurang dari ekspektasi. Pemerintah tetap memasukkan komponen-komponen utama yang selama ini menjadi tulang punggung penghasilan ASN.

Komponen yang masuk dalam perhitungan gaji ke-13 mencakup gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, tunjangan jabatan atau tunjangan umum, serta tunjangan kinerja sesuai ketentuan yang berlaku.

Siapa Saja yang Berhak Menerima Gaji Ke-13?

Tidak hanya PNS aktif, penerima gaji ke-13 tahun 2026 mencakup cukup banyak golongan. Mereka yang berhak antara lain Pegawai Negeri Sipil (PNS), Calon PNS (CPNS), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), prajurit TNI, anggota Polri, pejabat negara, pensiunan, penerima pensiun, hingga penerima tunjangan tertentu yang memenuhi syarat berdasarkan peraturan yang berlaku.

Jadi bagi kamu yang masuk dalam salah satu kategori tersebut, gaji ke-13 ini memang sudah menjadi hak yang dijamin regulasi.

Gaji Ke-13 Cair Juni 2026, Ini Tujuan Besarnya

Bukan sekadar bonus tahunan biasa, pencairan gaji ke-13 pada Juni 2026 memiliki peran strategis dalam kebijakan ekonomi nasional. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto secara langsung menyatakan bahwa pencairan ini merupakan salah satu instrumen untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus menopang pertumbuhan ekonomi di kuartal II 2026.

“Tentu kita akan mencari hal yang bisa menopang pertumbuhan kembali, antara lain pembayaran gaji ke-13 di bulan Juni serta program social safety net tetap berjalan,” ujar Airlangga di Kantor Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Jakarta.

Target Pertumbuhan Ekonomi 2026

Pemerintah memasang target pertumbuhan ekonomi minimal 5,4 persen sepanjang tahun 2026, meski situasi global masih penuh ketidakpastian. Untuk mendukung target tersebut, salah satu andalan utamanya adalah realisasi investasi senilai lebih dari Rp 2.000 triliun.

“Tahun ini kita menargetkan investasi lebih dari Rp 2.000 triliun. Ini adalah pengungkit perekonomian kita,” kata Airlangga.

Pencairan tunjangan ASN melalui gaji ke-13 menjadi bagian dari strategi besar itu. Ketika jutaan ASN menerima tambahan penghasilan sekaligus, dampaknya terhadap konsumsi domestik bisa cukup signifikan.

Kesimpulan

Memahami komponen tunjangan ASN yang masuk dan tidak masuk dalam gaji ke-13 sangat penting agar kamu bisa memperkirakan besaran yang akan diterima secara lebih akurat. Jangan sampai sudah terlanjur merencanakan pengeluaran besar, tapi kenyataannya berbeda dari ekspektasi.

Pastikan kamu mengacu pada PP Nomor 9 Tahun 2026 sebagai dasar resmi, dan pantau terus informasi terbaru dari instansi tempatmu bekerja. Yuk, bagikan artikel ini ke rekan ASN lainnya agar mereka juga tidak ketinggalan informasi penting ini!

By admin