JawaPos.com – PT Pupuk Iskandar Muda Lhokseumawe (PIM), Aceh Utara merupakan anak usaha PT Pupuk Indonesia (Persero)  berkomitmen membantu  kebutuhan oksigen di masa pandemi Covid-19 di seluruh Provinsi Aceh, hal ini disampaikan Direktur Utama PT Pupuk Iskandar Muda Budi Santoso Syarif pada acara penyerahan bantuan oksigen untuk penanganan Covid-19 di Provinsi Aceh Sabtu, (7/8).

Penyerahan oksigen dilaksanakan di kompleks perumahan PIM, yang secara simbolis diterima kepala Humas RSU Cut Mutia Lhokseumawe Jalaluddin, mewakili Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Utara.

Hadir pada acara tersebut  Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Aceh Utara Erwandi, Direktur Operasi dan Produksi Jaka Kirwanto, Direktur Keuangan & Umum Rochan Syamsul Hadi, SVP Sekretaris Perusahaan & Tata Kelola Yuanda Wattimena, SVP Operasi Al Hamidi Yusran, SVP Umum Syaifuddin Noerdin, VP Humas Nasrun, VP Pelayanan Umum Zulhadi serta para undangan lainnya.

Dalam sambutannya Budi Santoso Syarif mengatakan, bantuan oksigen itu merupakan arahan dari Menteri BUMN Erick Thohir. ’’Kami siap membantu pemerintah agar rumah sakit yang menjadi rujukan perawatan pasien Covid-19 tidak terkendala akan pasokan oksigen. Walaupun hingga saat ini di Provinsi Aceh kebutuhan akan  oksigen masih dapat teratasi,’’ terang dia.

Seperti kita ketahui, jumlah kasus Covid-19 di Indonesia masih sangat tinggi. Bahkan setiap harinya, ribuan kasus baru dilaporkan dari berbagai penjuru daerah.

PT Pupuk Iskandar Muda sendiri mempunyai pabrik air separation plant dengan produk utama nitrogen untuk kebutuhan pabrik dan produk sampingan berupa oksigen yang sudah tidak diproduksi selama 15 tahun. Namun, melihat tingginya kebutuhan Oksigen saat ini sebagai bentuk komiten mereka dalam upaya penanganan Covid-19, PT PIM mengoptimalkan produksi oksigen dengan mengurangi kapasitas produksi Nitrogen untuk kebutuhan pabrik.

’’Mewakili Manajemen PIM saya sangat mengapresiasi seluruh kerja keras rekan-rekan karyawan yang sudah bertekad kuat untuk mengoperasikan kembali pabrik nitrogen dan oksigen sehingga kita dapat membantu sesama dalam penanganan Covid-19,’’ papar dia.

Dia menambahkan, PT PIM dapat memproduksi oksigen 50–75 botol/hari. Dia mengatakan, untuk loading oksigen akan dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan dan permintaan dari rumah sakit. Rumah sakit hanya perlu mempersiapkan tabung oksigen untuk diisi ulang.

PT PIM menegaskan, mereka berkomitmen membantu pemerintah dalam penanganan penyebaran kasus Covid-19. Upaya-upaya untuk menghentikan penyebaran virus di lingkungan perusahaan juga gencar dilakukan. mulai dari membentuk Tim Tanggap Covid-19  PT PIM, menjalankan prokes, vaksinasi untuk seluruh karyawan, tenaga alih daya, dan keluarga karyawan, serta pemberian bantuan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19.

Sementara itu, atas bantuan oksigen tersebut, pihak RSU Cut Mutia pun menyampaiakan ucapan terima kasih. bantuan yang diberikan merupakan komitmen perusahaan terhadap upaya penanganan pasien Covid-19. ’’PT PIM juga memberi bantuan Disinfectant Chamber, penyemprotan disinfektan, bantuan APD dan bantuan lainnya  dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 di Lhokseumawe dan Aceh Utara,’’ ungkap Kepala Humas RSU Cut Mutia Jalaluddin. (*)

 

 

 

 

 

 

 

By admin