APBD Perubahan Kota Bogor Fokus Penuntasan Janji Kampanye Dedie- Jenal
jabar.jpnn.com, KOTA BOGOR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kota Bogor tentang Perubahan…
Lupa Mematikan Kompor, Rumah di Pabean Cantikan Surabaya Kebakaran
jatim.jpnn.com, SURABAYA – Sebuah rumah di Jalan Semut IV Nomor 16, Kelurahan Pabean Cantikan, Kecamatan Bongkaran, Surabaya, Minggu (10/8).
Rakernas NasDem Ditutup, Paloh Yakin Target 2029 Tercapai
JPNN.com, MAKASSAR – Ketua Umum NasDem Surya Paloh mengatakan Rakarnas I partainya menghasilkan keyakinan bahwa seluruh elemen parpol berkelir biru…
Prabowo: Lebih Baik Mati daripada Dijajah Kembali
JPNN.com, JAKARTA – Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan keyakinannya bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tidak akan pernah bisa ditaklukkan…
Miliaran Rupiah Siap Digelontorkan Pemkot Bogor Demi Pembangunan Jalan IPAL Kayumanis
jabar.jpnn.com, KOTA BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor akan mulai…
Prabowo Sematkan Pangkat Bintang Empat kepada 5 Purnawirawan TNI, 1 Jenderal Teman Dekatnya
JPNN.com, JAKARTA – Presiden RI Prabowo Subianto menganugerahkan kenaikan pangkat bintang empat atau Jenderal Kehormatan kepada lima purnawirawan TNI, yakni…
Usulan Kebutuhan PPPK Paruh Waktu Harus Ada SPTJM, Jangan Coba Masukin Honorer Bodong
JPNN.com, JAKARTA – Usulan kebutuhan PPPK paruh waktu sementara berjalan hingga batas waktu 20 Agustus 2025.
Seorang Perempuan di Maluku Utara Hilang Setelah Diterkam Buaya
JPNN.com, MALUKU UTARA – Nurbadi Panikfat, 60, warga Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, dilaporkan hilang setelah diduga diterkam buaya di…
Mendikdasmen Mu’ti Prihatin Gim Online Marak, tetapi Tak Bisa Melarang, Apalagi Menghentikan
JPNN.com, JAKARTA – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengaku prihatin dengan makin maraknya gim online.
Perjalanan Yulianus Paonganan, dari Istilah Kecebong Hingga Pesan Damai
JPNN.com, JAKARTA – Istilah “kecebong” yang sempat mewarnai politik digital Indonesia, berawal dari sebuah candaan yang kemudian menjadi simbol polarisasi.