JawaPos.com – Dalam hal kompetisi Artificial Intelligence (AI), perusahaan kecil bernama OpenAI bisa dibilang telah berhasil merevolusi industri saat ini. Hal ini dibuktikan dengan ChatGPT yang viral dan teknologi AI generatifnya mulai banyak diterapkan di beberapa platform lainnya.
Dari browser, mesin pencari, semua sekarang diberi embel-embel AI. Google jelas ogah kalah. OpenAI yang dibekingi Microsoft membuat Google ketar-ketir dan sekarang ikut-ikutan tren yang ada, memberikan gimmick AI pada beberapa platform-nya.
Perusahaan berpacu dengan waktu untuk mendorong produk AI-nya, dan tampaknya AI akhirnya menjadi fokus sebenarnya dari ekosistem Google. Menurut laporan baru, Google Gboard akan menjadi salah satu produk perusahaan yang mendapatkan fitur AI.
Gboard, aplikasi papan ketik milik Google kabarnya akan segera mendapatkan generator teks-ke-gambar Imagen bertenaga AI. Sesuai laporan baru, Google berencana untuk menghadirkan integrasi teks-ke-gambar Imagen yang sangat berguna ke Gboard.
Dalam pembongkaran APK baru-baru ini oleh orang-orang di 9to5Google, versi beta terbaru Gboard memiliki baris kode yang menyebutkan “Keyboard Imagen”. Menurut sumber tersebut, fitur “Imagen” ini akan muncul di suatu tempat di bar atau halaman pintasan.
Jika benar, fitur ini akan mendapatkan tempat yang sama dengan papan klip dan mode satu tangan. Anehnya, Google baru-baru ini memperkenalkan beberapa perubahan pada desain Gboard. Perubahan ini dengan jelas menunjukkan kedatangan lebih banyak fitur.
Meskipun ini sedang dalam proses, senang melihat bahwa Gboard akan segera menjadi lebih kuat. Namun sayangnya, belum ada timeline yang jelas kapan fitur tersebut akan hadir untuk publik yang lebih luas. Kami berharap dapat mendengar lebih banyak detail tentangnya selama acara Google I/O pada bulan Mei mendatang.
Sebagai informasi, Imagen sendiri mirip dengan generator teks-ke-gambar DALL-E 2. Usut punya usut, teknologi ini juga dimiliki oleh OpenAI. DALL-E dapat membuat gambar berdasarkan permintaan yang Anda kirimkan.
Jika membandingkan kedua platform tersebut, banyak pengguna cenderung memilih hasil Imagen. Mempertimbangkan hal ini, menambahkannya ke Google Gboard mungkin merupakan langkah yang tepat untuk Google. Kita nantikan saja update selanjutnya.