JawaPos.com- Pengembangan kawasan pantai timur Surabaya (pamurbaya) masih menjadi topik yang dinamis dalam setiap pembahasannya. Termasuk pembahasan yang dilakukan Kecamatan Gunung Anyar bersama perangkat daerah dan akademisi.

Focus group discussion (FGD) membahas optimalisasi dan potensi maritim di kawasan Kecamatan Gunung Anyar. Lebih khusus pada potensi sungai, muara, dan laut yang masuk kawasan kebun raya mangrove Surabaya di Gunung Anyar.

’’Secara geografis, Kecamatan Gunung Anyar ini banyak dilintasi anak sungai. Termasuk sungai yang mengarah ke muara. Ada Kebonagung,’’ kata Camat Gunung Anyar Ario Bagus Permadi kepada Jawa Pos kemarin (2/3).

Dia mengungkapkan, pembahasan itu berangkat dari kebun raya mangrove Surabaya di Gunung Anyar yang juga terus berkembang. Penataan kawasan tersebut dilakukan periodik sejak 2022 hingga kini. ’’Jadi, nanti ini lebih mendukung capaian tersebut. Apalagi, Mangrove Gunung Anyar bakal naik status tahun ini,’’ sambungnya.

DKPP Surabaya, kata Ario, sudah mengaktifkan gerai UMKM di dalam mangrove dengan melibatkan kelompok sadar wisata (pokdarwis). OPD lain juga membahas kawasan konservasi yang ramah lingkungan.

Ditanya tentang bentuk pengoptimalan kawasan, Ario menyebut beberapa hal yang dapat dilakukan. Mulai wisata sungai, potensi usaha perikanan, hingga menyajikan kawasan sentra kuliner terapung di muara sungai. ’’Tapi, ini gambaran awal. Masih perlu pembahasan dan pengkajian yang mendalam,’’ jelasnya.

FGD tersebut turut menyertakan akademisi dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), mulai IKA ITS, laboratorium desain kapal, hingga dosen transportasi ITS. Menurut Dewan Pakar IKA ITS Ali Yusa, ruang sungai, muara, dan laut perlu untuk dioptimalkan. Pengoptimalan kawasan tetap berbasis pada pendidikan, wisata, dan konservasi atau yang dikenal dengan minapolitan. ’’Perekonomian warga serta PAD Kota Surabaya tentu mengikuti,’’ katanya.

Apalagi didukung dengan akses utama di kawasan MERR untuk mengembangkan kawasan pamurbaya. Dia mengungkapkan, langkah awal pendataan dan pemetaan penting untuk dilakukan. ’’Termasuk membentuk kelompok masyarakat (pokmas) untuk mendukung pengembangan pamurbaya di Gunung Anyar,’’ jelasnya.

By admin