JawaPos.com- Menjelang bulan suci Ramadan, Kementerian BUMN bersama PT Petrokimia Gresik membuka pasar rakyat. Sebanyak 4.000 warga Kota Pudak kemarin siang berkesempatan mendapatkan sembako murah untuk menunjang bulan puasa mendatang.

Antusiasme masyarakat begitu tinggi. Digelar di Stadion Petrokimia Gresik, mereka rela mengantre di bawah rintik hujan. Cukup dengan Rp 55 ribu, mereka bisa mendapatkan beras 5 kilogram, 1 liter minyak goreng, hingga 1 kilogram gula.

Ifa, 28, salah seorang warga asal Desa Kebomas, Kecamatan Kebomas, menuturkan, dirinya rela antre bersama anak demi mendapatkan sembako yang dijual murah. Alasannya, menjelang bulan puasa, biasanya harga sembako merangkak naik. ’’Sembako ini nantinya saya buat kebutuhan sehari-hari. Mumpung harganya murah, saya rela berhujan-hujan,’’ ucapnya.

Sementara itu, Staf Khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga menyatakan, dirinya mendapat perintah mengunjungi setiap daerah untuk mengecek pendistribusian sembako murah. BUMN juga ingin memberdayakan masyarakat. Kali ini di Gresik ada total 4 ribu warga. Perinciannya, 3.500 warga di ring satu perusahaan BUMN dan 500 orang dari luar daerah.

Selain menggelar pasar rakyat dan bazar UMKM BUMN, imbuh dia, pihaknya mengecek pemberdayaan masyarakat melalui layanan pinjaman PT Perusahaan Nasional Madani (PNM) yang diperuntukkan buat perempuan prasejahtera. Khususnya pelaku usaha ultramikro melalui program membina ekonomi keluarga sejahtera atau PNM Mekaar.

’’Berdasar laporan yang masuk, total 96 ribu warga Gresik tercover oleh PNM Mekaar dari 200 ribu yang prasejahtera. Dari jumlah itu, hampir separo lebih sudah diselesaikan BUMN,’’ ujarnya.

By admin