Beritaterkini.co.id – Dunia audio kembali diguncang peluncuran yang menarik perhatian. Nothing, perusahaan teknologi asal London yang didirikan Carl Pei nama yang juga dikenal sebagai salah satu pendiri OnePlus resmi memperkenalkan Nothing Headphone (a), headphone over-ear terbaru mereka yang hadir sebagai alternatif lebih terjangkau dari Headphone 1 yang diluncurkan Juli 2025. Diumumkan bersamaan dengan seri Nothing Phone (4a), perangkat ini langsung menarik perhatian karena kombinasi spesifikasi yang tidak main-main dengan banderol harga yang lebih bersahabat.
Bagi pengguna yang sudah lama mengagumi desain khas Nothing namun menganggap Headphone 1 terlalu mahal, Nothing Headphone (a) hadir sebagai jawaban yang ditunggu-tunggu. Dengan harga 199 dolar AS atau sekitar Rp 3,3 juta dibandingkan Headphone 1 yang dijual Rp 4,2 juta di Indonesia selisihnya cukup signifikan tanpa harus mengorbankan terlalu banyak dari sisi fitur dan performa.
Tapi angka harga saja tidak cukup untuk menjelaskan mengapa headphone ini layak dipertimbangkan. Ada satu klaim spesifikasi yang langsung mencuri perhatian sejak hari pertama pengumuman: daya tahan baterai hingga 135 jam dalam satu kali pengisian penuh. Angka yang, jika terbukti akurat di dunia nyata, akan menempatkan Headphone (a) di kelas tersendiri dalam kategori harganya.
Desain: Tetap Khas Nothing, Tapi Lebih Berani
Earcup Kotak yang Ikonik Dipertahankan
Salah satu hal yang membuat produk-produk Nothing memiliki penggemar setia adalah konsistensi bahasa desainnya futuristik, berani, dan langsung dikenali. Nothing Headphone (a) tidak mengubah formula ini. Earcup berbentuk kotak yang menjadi ciri khas Nothing tetap dipertahankan, memberikan tampilan yang berbeda dari mayoritas headphone di pasaran yang umumnya menggunakan earcup bulat atau oval.
Yang berubah dan ini yang menjadi pembeda visual paling mencolok dari Headphone 1 adalah panel luar earcup. Jika Headphone 1 mengandalkan estetika panel transparan dengan pilihan warna hitam dan putih, Headphone (a) justru melangkah ke arah yang lebih ekspresif dengan menghadirkan pilihan warna pink dan kuning di samping opsi netral hitam dan putih.
Pilihan Warna yang Berbicara ke Segmen Berbeda
Keputusan menghadirkan warna-warna berani ini bukan tanpa alasan. Headphone (a) jelas ditujukan untuk segmen yang lebih muda dan lebih berani berekspresi melalui aksesori pasar yang berbeda dari pengguna Headphone 1 yang cenderung lebih menyukai tampilan premium dan minimalis. Empat pilihan warna memberikan fleksibilitas yang cukup untuk menjangkau berbagai selera.
Meski hadir dengan earcup besar yang menutupi keseluruhan lubang telinga, bobot Nothing Headphone (a) tergolong ringan untuk kelasnya, hanya 310 gram. Ditambah bantalan telinga berbahan memory foam yang diklaim nyaman untuk pemakaian jangka panjang, headphone ini nampaknya dirancang untuk dipakai berjam-jam tanpa rasa pegal.
Spesifikasi Nothing Headphone (a): Apa yang Kamu Dapat?
Baterai 135 Jam: Klaim yang Menggiurkan
Angka yang paling sering disebut dalam setiap ulasan awal Nothing Headphone (a) adalah daya tahan baterainya. Nothing mengklaim headphone ini mampu bertahan hingga 5 hari pemakaian atau setara 135 jam pemutaran dalam satu kali pengisian penuh. Untuk konteks, kebanyakan headphone premium di kelas harga yang sama rata-rata menawarkan 30–60 jam baterai sehingga klaim 135 jam ini, jika valid, adalah angka yang benar-benar luar biasa.
Lebih praktis lagi, Headphone (a) mendukung pengisian cepat. Hanya dengan mengisi daya selama 5 menit, pengguna diklaim bisa mendapatkan tambahan 5 jam waktu pemutaran fitur yang sangat berguna ketika kamu lupa mengisi daya malam sebelumnya dan harus buru-buru berangkat.
Driver 40mm dengan Diafragma Titanium
Untuk urusan audio, Nothing membekali Headphone (a) dengan driver berukuran 40mm yang menggunakan diafragma berlapis titanium. Material titanium pada diafragma diklaim membantu menciptakan struktur driver yang lebih kaku, sehingga distorsi suara bisa ditekan seminimal mungkin dan menghasilkan reproduksi audio yang lebih jernih dan akurat.
Headphone ini juga mendukung Hi-Resolution Audio Wireless serta codec LDAC standar audio nirkabel berkualitas tinggi yang memungkinkan transmisi data audio dengan bitrate jauh lebih tinggi dari Bluetooth konvensional. Bagi audiofil yang ingin menikmati musik tanpa kabel namun tidak mau mengorbankan kualitas suara, dukungan LDAC adalah nilai tambah yang signifikan.
Equalizer 8 Band via Aplikasi Nothing X
Kontrol suara lebih lanjut bisa dilakukan melalui aplikasi Nothing X, di mana pengguna dapat mengakses equalizer 8 band untuk menyesuaikan profil suara sesuai preferensi. Ini memberikan fleksibilitas yang jarang ditemukan di headphone kelas harga ini biasanya equalizer sekelas ini hanya tersedia di produk yang jauh lebih mahal.