Beritaterkini – Hasil laga Osasuna vs Real Madrid 2-1 menjadi kejutan di pekan lanjutan Liga Spanyol. Bertandang ke Stadion El Sadar, Los Blancos harus pulang dengan tangan hampa setelah kebobolan gol penentu di menit akhir pertandingan.

Kekalahan ini terasa menyakitkan karena Real Madrid sebenarnya sempat bangkit lewat gol Vinicius Junior. Namun konsentrasi yang sedikit mengendur di penghujung laga membuat mereka gagal mengamankan setidaknya satu poin.

Meski masih memimpin klasemen sementara LaLiga, tekanan kini mulai terasa. Barcelona yang terus membayangi berpeluang memangkas jarak, membuat persaingan gelar musim ini semakin panas.

Fakta Utama: Osasuna Menang Dramatis 2-1

Duel Osasuna vs Real Madrid digelar di Stadion El Sadar pada Minggu (22/2/2026) dini hari WIB. Tuan rumah berhasil mengunci kemenangan 2-1 lewat gol Raul Garcia pada menit ke-90.

Gol pembuka dicetak Ante Budimir melalui titik penalti di babak pertama. Real Madrid sempat menyamakan kedudukan lewat Vinicius Junior pada menit ke-73 sebelum akhirnya Raul Garcia menjadi pahlawan kemenangan Los Rojillos.

Kemenangan ini membawa Osasuna naik ke peringkat sembilan klasemen dengan 33 poin. Sementara Real Madrid tetap di puncak dengan 60 poin dari 25 pertandingan, namun posisi mereka belum sepenuhnya aman.

Jalannya Pertandingan

Babak Pertama: Tekanan Osasuna Berbuah Penalti

Sejak awal laga, Osasuna tampil berani dan langsung menekan. Ante Budimir hampir membuka skor lewat tembakan melengkung yang tipis melebar.

Peluang emas kembali datang ketika tandukan Budimir mengenai tiang gawang Real Madrid yang dikawal Thibaut Courtois. Tekanan konsisten tuan rumah akhirnya membuahkan hasil setelah Courtois melakukan pelanggaran di kotak penalti.

Budimir yang maju sebagai algojo sukses mengecoh Courtois dan membawa Osasuna unggul 1-0 hingga turun minum.

Respons Madrid dan Gol Penyama Kedudukan

Memasuki babak kedua, Real Madrid meningkatkan intensitas serangan. Arda Guler nyaris menyamakan skor lewat tembakan jarak jauh yang melambung tipis.

Gol yang dinanti akhirnya lahir di menit ke-73. Vinicius Junior memanfaatkan umpan silang Federico Valverde dan menuntaskannya dengan sontekan akurat ke tengah gawang.

Skor berubah menjadi 1-1 dan momentum sempat berpihak kepada tim tamu.

Menit Akhir yang Menentukan

Saat laga tampak akan berakhir imbang, Raul Garcia yang masuk sebagai pemain pengganti justru menjadi pembeda.

Di menit ke-90, ia menerima bola di area D, melewati kawalan bek, lalu melepaskan tembakan kaki kanan ke sudut jauh gawang. Courtois tak mampu menjangkau bola.

Gol tersebut memastikan hasil laga Osasuna vs Real Madrid 2-1 menjadi milik tuan rumah.

Analisis: Masalah Konsentrasi dan Rotasi Pemain

Secara statistik, Real Madrid cukup dominan dalam penguasaan bola. Namun efektivitas serangan dan ketajaman di kotak penalti menjadi pembeda.

Beberapa peluang Kylian Mbappe dan David Alaba gagal berbuah gol. Lini pertahanan Osasuna tampil disiplin dengan sejumlah blok krusial.

Dalam konferensi pers usai pertandingan, pelatih Real Madrid menegaskan timnya kehilangan fokus di menit akhir. Ia menyebut kekalahan ini menjadi pelajaran penting dalam perburuan gelar.

Di sisi lain, kubu Osasuna memuji semangat juang para pemainnya. Menurut pernyataan resmi klub, kemenangan atas pemuncak klasemen menjadi bukti konsistensi dan kerja keras tim sepanjang musim.

Dampak ke Klasemen LaLiga

Kekalahan ini belum menggoyahkan posisi Real Madrid di puncak klasemen LaLiga dengan 60 poin. Namun selisih dengan Barcelona yang berada di bawahnya hanya terpaut dua angka.

Jika rival mereka mampu meraih kemenangan di laga berikutnya, persaingan gelar akan semakin ketat. Situasi ini membuat setiap pertandingan sisa musim menjadi krusial.

Sementara itu, tambahan tiga poin membawa Osasuna semakin menjauh dari papan bawah dan membuka peluang finis di zona kompetisi Eropa jika mampu menjaga konsistensi.

Susunan Pemain Singkat

Osasuna menurunkan Sergio Herrera di bawah mistar, dengan Budimir sebagai ujung tombak. Raul Garcia masuk sebagai pemain pengganti dan menjadi penentu kemenangan.

Real Madrid mengandalkan Courtois, Vinicius Junior, Mbappe, hingga Federico Valverde dalam starting XI. Beberapa rotasi dilakukan di babak kedua, termasuk masuknya Trent Alexander-Arnold.

Kesimpulan

Hasil laga Osasuna vs Real Madrid 2-1 menjadi bukti bahwa LaLiga musim ini penuh kejutan. Real Madrid memang masih memimpin klasemen, tetapi margin kesalahan kini semakin tipis.

Osasuna menunjukkan bahwa determinasi dan disiplin bisa mengalahkan dominasi penguasaan bola. Sementara bagi Madrid, laga ini menjadi alarm serius dalam perburuan gelar.

Jika ingin tetap bertahan di puncak, Los Blancos wajib memperbaiki konsentrasi di menit-menit krusial.

By admin