Beritaterkini – Harga pasaran Jay Idzes kembali mencuri perhatian publik sepak bola Asia Tenggara. Bek Timnas Indonesia itu mengalami lonjakan nilai pasar signifikan per Desember 2025, seiring performa konsistennya bersama Sassuolo di Serie A musim 2025–2026.

Tak sekadar naik, nilai pasar Jay Idzes kini bahkan lebih tinggi dibandingkan total nilai satu skuad Timnas Malaysia. Fakta ini menegaskan posisi Idzes sebagai salah satu aset paling berharga dalam sejarah sepak bola Indonesia modern, sekaligus simbol meningkatnya daya saing pemain Indonesia di level elite Eropa.

Lonjakan harga tersebut bukan datang secara instan. Perpindahan Idzes dari Venezia ke Sassuolo pada bursa transfer musim panas 2025 menjadi titik balik penting dalam kariernya, membuka panggung yang lebih besar sekaligus tuntutan kompetisi yang jauh lebih ketat.

Karier Jay Idzes Meroket Bersama Sassuolo

Transfer Strategis dari Venezia ke Serie A

Kepindahan Jay Idzes ke Sassuolo pada musim panas 2025 menjadi langkah krusial. Saat itu, Sassuolo baru saja memastikan promosi ke Serie A, sementara Venezia harus menerima kenyataan terdegradasi.

Manajemen Sassuolo menebus Idzes dengan nilai transfer mencapai 8 juta euro atau sekitar Rp158,4 miliar. Angka tersebut sudah melampaui nilai pasarnya pada Juni 2025 yang berada di kisaran 7–7,5 juta euro, menandakan kepercayaan besar klub terhadap kualitas sang bek.

Dalam kurun waktu kurang dari lima bulan, nilai pasar Idzes kembali melonjak hingga menyentuh 10 juta euro atau setara Rp173,8 miliar, berdasarkan pembaruan data Transfermarkt per Selasa, 23 Desember 2025.

Jadi Pemain Termahal Timnas Indonesia

Dengan banderol tersebut, Jay Idzes resmi menyandang status sebagai pemain termahal Timnas Indonesia saat ini. Rekor ini mempertegas perannya sebagai tulang punggung lini belakang Garuda, sekaligus representasi sukses pemain diaspora yang berkembang maksimal di Eropa.

Tak hanya itu, nilai pasar Idzes juga melampaui total nilai skuad Timnas Malaysia, yang ditaksir hanya mencapai 7,8 juta euro. Pemain termahal Harimau Malaya saat ini, Dion Cools, memiliki nilai pasar sekitar 800 ribu euro, terpaut jauh dari angka yang disandang Idzes.

Performa Konsisten Jadi Faktor Utama Kenaikan Harga

Starter Tak Tergantikan di Lini Belakang

Lonjakan harga pasaran Jay Idzes tak lepas dari performa impresifnya di Serie A musim 2025–2026. Bek berusia 25 tahun itu tampil dalam 15 dari 16 pertandingan, dengan total 1.350 menit bermain.

Menariknya, Idzes selalu dipercaya tampil sebagai starter dan bermain penuh oleh pelatih Fabio Grosso, sebuah indikasi kuat bahwa dirinya menjadi pilar utama pertahanan Sassuolo.

Kontribusi Nyata untuk Stabilitas Tim

Kontribusi Idzes bukan sekadar jumlah menit bermain. Bersama dirinya di lini belakang, Sassuolo mampu mencatatkan lima clean sheet dan hanya kebobolan 18 gol sejauh musim berjalan.

Sebagai bek tengah, kemampuan membaca permainan, duel udara, hingga ketenangan saat membangun serangan dari belakang menjadi nilai tambah yang membuat performanya dinilai konsisten oleh pengamat Serie A.

Penilaian Transfermarkt dan Posisi Global Jay Idzes

Cara Nilai Pasar Pemain Ditentukan

Transfermarkt, situs asal Jerman yang fokus pada data statistik dan pasar transfer sepak bola, menilai harga pemain berdasarkan beberapa indikator utama. Di antaranya performa di lapangan, menit bermain, usia, posisi, kontribusi terhadap tim, hingga situasi kontrak.

Dalam kasus Jay Idzes, konsistensi performa dan statusnya sebagai starter di Serie A menjadi faktor dominan yang mendorong kenaikan nilai pasar.

Peringkat di Serie A dan Dunia

Saat ini, Jay Idzes menempati posisi pemain termahal kelima di Sassuolo. Di lingkup Serie A, ia berada di peringkat sekitar 151 pemain termahal, sebuah pencapaian solid untuk pemain yang baru menjalani musim pertamanya sebagai starter reguler.

Secara global, Idzes memang masih berada di luar daftar 1.000 pemain termahal dunia, tepatnya di posisi ke-1.105. Namun, khusus untuk posisi bek tengah, ia sudah mendekati jajaran elite dengan menempati peringkat ke-205 bek termahal dunia.

Diburu AC Milan, Sassuolo Buka Peluang Negosiasi

Pernyataan Resmi CEO Sassuolo

Performa stabil Jay Idzes mulai menarik minat klub besar, salah satunya AC Milan. Ketertarikan Rossoneri ini dikonfirmasi secara tidak langsung oleh CEO Sassuolo, Giovanni Carnevali.

“Bukan hanya dia (Muharemovic), kami juga memiliki pemain lain. Beberapa permintaan sudah kami terima, meski masih dalam tahap awal dan perlu melihat perkembangannya,” ujar Carnevali, dikutip dari Sempre Milan, Rabu, 24 Desember 2025.

Carnevali menegaskan bahwa Sassuolo adalah klub yang berfokus pada pengembangan pemain muda dan tidak menutup pintu jika ada peluang bagi pemainnya untuk melangkah ke level yang lebih tinggi.

Tetap Waspada Jaga Stabilitas Tim

Meski terbuka, Sassuolo tak ingin kehilangan dua pilar pertahanan sekaligus. Selain Idzes, bek muda Tarik Muharemovic juga masuk radar Milan sebagai solusi jangka panjang lini belakang Rossoneri.

“Kami belum pernah berbicara dengan klub mana pun. Kami hanya mendengar adanya ketertarikan, tetapi belum ada negosiasi,” kata Carnevali, dikutip dari Sassuolo News, Senin, 15 Desember 2025.

Saat ini, Jay Idzes masih terikat kontrak hingga 2029, membuat posisi Sassuolo cukup kuat dalam menentukan harga jika negosiasi benar-benar terjadi pada bursa transfer Januari 2026.

Dampak Besar bagi Timnas Indonesia

Lonjakan harga pasaran Jay Idzes membawa dampak positif bagi citra Timnas Indonesia di mata internasional. Keberhasilannya menembus Serie A dan menjadi pemain dengan nilai pasar tinggi menunjukkan bahwa pemain Indonesia mampu bersaing di liga top Eropa.

Bagi Timnas, kehadiran bek dengan pengalaman dan kualitas seperti Idzes menjadi modal penting dalam menghadapi agenda internasional, termasuk kualifikasi dan turnamen resmi AFC.

Lebih dari itu, kisah Idzes bisa menjadi inspirasi bagi pemain muda Indonesia bahwa jalur profesional Eropa bukan lagi mimpi semata, melainkan target realistis dengan kerja keras dan konsistensi.

By admin