Beritaterkini – Simulasi AKGTK Kemenag sudah dibuka dan langsung menyita perhatian guru serta tenaga kependidikan (tendik) madrasah di berbagai daerah. Uji coba ini menjadi tahap awal yang krusial sebelum asesmen kompetensi resmi benar-benar dilaksanakan oleh Kementerian Agama.

Lewat simulasi ini, guru madrasah tidak hanya diperkenalkan dengan tampilan aplikasi AKGTK, tetapi juga diminta memastikan akun, username, dan password dapat digunakan tanpa kendala. Langkah ini dinilai penting agar tidak terjadi masalah teknis saat hari H asesmen kompetensi berlangsung.

Informasi terkait simulasi AKGTK Kemenag pertama kali disosialisasikan melalui video panduan resmi yang beredar di YouTube. Video tersebut menjelaskan secara detail alur login, sumber data akun peserta, hingga fakta integritas yang wajib disetujui sebelum masuk ke dashboard asesmen.

Simulasi AKGTK Kemenag Resmi Dimulai 21 Desember

Simulasi AKGTK Kemenag sudah dapat diakses mulai 21 Desember, khusus untuk peserta di wilayah Indonesia Barat. Dalam video panduan tersebut dijelaskan bahwa waktu uji coba login dibuka pada pukul 16.00 hingga 17.00 WIB.

Pembagian waktu ini dilakukan untuk menghindari lonjakan akses secara bersamaan yang berpotensi mengganggu stabilitas sistem. Dengan skema bertahap, Kementerian Agama berharap seluruh peserta dapat mencoba login dengan lancar.

Menurut penjelasan resmi Kemenag, simulasi ini difokuskan untuk menguji kesiapan sistem serta memberikan pengalaman awal kepada guru dan tendik sebelum asesmen kompetensi guru dan tenaga kependidikan madrasah (AKGTK) yang sesungguhnya.

Akses Simulasi AKGTK Lewat Laman Resmi Kemenag

Untuk mengikuti simulasi, peserta diminta mengakses laman resmi akgtk.kemenag.co.id. Setelah halaman terbuka, guru dan tendik dapat memilih menu Login Assessment yang akan mengarahkan ke halaman login khusus asesmen.

Pada tahap ini, peserta tidak diperkenankan membuat akun sendiri. Seluruh data login sudah disiapkan oleh sistem Kemenag dan bersifat unik untuk masing-masing peserta.

Username dan Password Bersumber dari EMIS GTK

Username dan password simulasi AKGTK Kemenag diambil dari surat pengantar AKGTK yang dicetak melalui akun EMIS GTK masing-masing guru dan tenaga kependidikan.

Dalam surat tersebut tercantum Pack ID dan password yang hanya berlaku untuk satu peserta. Kedua data inilah yang wajib dimasukkan ke kolom login assessment. Jika data yang dimasukkan benar, peserta akan langsung diarahkan ke halaman berikutnya.

Kementerian Agama menegaskan bahwa penggunaan data resmi dari EMIS GTK bertujuan menjaga validitas peserta sekaligus mencegah penyalahgunaan akun oleh pihak lain.

Fakta Integritas Jadi Tahap Penting dalam Simulasi AKGTK

Setelah berhasil login, peserta akan dihadapkan pada halaman fakta integritas. Bagian ini menjadi salah satu sorotan utama dalam simulasi AKGTK Kemenag.

Peserta diminta menyatakan sumpah dengan menyebut nama Tuhan, berjanji untuk tidak merekam, mengambil gambar, atau menyebarluaskan isi asesmen kepada pihak lain. Selain itu, peserta juga menyatakan akan mengerjakan asesmen secara mandiri tanpa bantuan siapa pun.

Fakta integritas ini mencerminkan komitmen Kemenag dalam menjaga kredibilitas dan kejujuran proses asesmen kompetensi. Setelah membaca dan memahami seluruh pernyataan, peserta harus memilih opsi Setuju dan Lanjutkan untuk melangkah ke tahap berikutnya.

Tidak Ada Soal, Simulasi Hanya Uji Coba Teknis

Perlu dipahami, pada tahap simulasi ini belum tersedia soal asesmen. Setelah melewati fakta integritas, peserta hanya akan melihat dashboard asesmen yang berisi informasi identitas, jenjang, mata pelajaran, kode tag, serta data peserta lainnya.

Tidak adanya soal menegaskan bahwa simulasi AKGTK Kemenag semata-mata ditujukan untuk uji coba sistem. Fokus utamanya adalah memastikan peserta memahami alur login, tampilan aplikasi, serta fungsi dasar dashboard asesmen.

Langkah ini dinilai efektif untuk meminimalkan kebingungan saat asesmen resmi digelar, terutama bagi guru dan tendik yang belum terbiasa dengan sistem berbasis digital.

Kemenag Dorong Guru Ikuti Simulasi Agar Lebih Siap

Kementerian Agama secara konsisten mendorong seluruh guru dan tenaga kependidikan madrasah untuk mengikuti simulasi AKGTK. Dalam berbagai kesempatan, Kemenag menekankan bahwa kesiapan teknis menjadi salah satu kunci kelancaran asesmen kompetensi.

Melalui simulasi ini, peserta dapat memastikan akun EMIS GTK aktif, data login valid, serta memahami alur asesmen sejak awal. Selain kesiapan teknis, simulasi juga membantu peserta mempersiapkan diri secara mental agar lebih percaya diri saat asesmen resmi berlangsung.

Bagi guru dan tendik yang belum mencoba simulasi AKGTK Kemenag, disarankan segera mengecek akun EMIS GTK masing-masing dan mengikuti jadwal sesuai wilayah yang telah ditentukan.

Dengan persiapan yang matang, Kemenag berharap pelaksanaan AKGTK dapat berjalan tertib, transparan, dan memberikan gambaran objektif mengenai kompetensi guru dan tenaga kependidikan madrasah di seluruh Indonesia.

By admin