JawaPos.com-Pembalap asal Britania Jason Kenny meraih emas nomor keirin pada hari terakhir Olimpiade Tokyo 2020. Berlaga di Izu Velodrome hari ini (8/8), Kenny secara luar biasa meraih emas ketujuhnya. Dia menyalip Chris Hoy sebagai Olimpian Britania paling sukses sepanjang masa.

Kenny tampil spektakuler di final. Dia melaju kencang sebelum menyelesaikan kemenangan di depan pembalap sepeda Malaysia Azizulhasni Awang. Sementara, juara dunia 2020 asal Belanda Harrie Lavreysen harus puas dengan perunggu.

Setelah kehilangan emas di nomor beregu putra dan sprint perorangan, peluang Kenny terlihat tipis di keirin. Namun, pembalap berusia 33 tahun itu tampil dengan kecepatan eksplosif.

Selain melewati Hoy, Kenny juga mengungguli Bradley Wiggins sebagai atlet Olimpiade Britania yang paling banyak mengoleksi medali. Kenny saat ini memiliki sembilan medali. Itu terdiri atas tujuh emas dan dua perak dari Olimpiade Beijing, London, Rio, dan Tokyo.

Dia merupakan atlet pertama di dunia yang memenangi delapan medali Olimpiade di lintasan balap sepeda.

Kenny, yang sempat pensiun sebentar setelah Rio 2016, masih belum memastikan apakah dia akan lanjut usai Tokyo 2020.

Di sisi lain, keberhasilan Azizulhasni adalah berkah bagi Malaysia. Sebab, Malaysia akhirnya meraih dua medali pada Tokyo 2020.

Sebelumnya, Malaysia mendulang perunggu melalui ganda putra Aaron Chia/Soh Wooi Yik. Aaron/Soh mengalahkan ganda putra Indonesia Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan pada perebutan medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020.

By admin