Beritaterkini – Laga panas tersaji dalam duel Club Brugge vs Atlético Madrid 3-3 pada leg pertama play-off fase gugur Liga Champions. Pertandingan yang berlangsung di markas Brugge itu menghadirkan hujan gol, comeback dramatis, hingga gol bunuh diri yang membuat kedua tim harus menunda kepastian lolos.
Sejak awal, pertandingan berjalan dengan tempo tinggi. Atlético Madrid sempat unggul dua gol di babak pertama, tetapi tuan rumah bangkit di babak kedua. Ketika kemenangan tampak di depan mata bagi tim tamu, gol telat di menit akhir membuat skor berakhir imbang 3-3.
Hasil ini membuat peluang kedua tim masih terbuka lebar. Penentuan tiket ke babak 16 besar akan terjadi pada leg kedua di kandang Atlético Madrid, dengan tensi yang dipastikan lebih panas.
Jalannya Laga: Penalti Cepat hingga Comeback Dramatis
Pertandingan leg pertama play-off Liga Champions antara Club Brugge dan Atlético Madrid digelar di Jan Breydel Stadium, Kamis (19/2/2026). Tim tamu langsung menekan sejak menit awal.
Atlético mendapat penalti pada menit ke-8 setelah handball di kotak terlarang. Julián Álvarez yang menjadi eksekutor sukses menuntaskan peluang. Sepakan kerasnya tak mampu dihalau Simon Mignolet.
Tuan rumah mencoba membalas melalui sejumlah peluang, termasuk dari lini tengah. Namun penjaga gawang Atlético, Jan Oblak, tampil solid dengan beberapa penyelamatan penting.
Menjelang turun minum, Atlético menggandakan keunggulan. Sepak pojok Álvarez disambut Ademola Lookman menjadi gol pada menit 45+4. Babak pertama ditutup dengan skor 2-0 untuk tim tamu.
Brugge Bangkit di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Brugge tampil lebih agresif. Mereka berhasil memperkecil ketertinggalan pada menit ke-51 melalui Raphael Onyedika. Gol bermula dari situasi sepak pojok dan kemelut di depan gawang Atlético.
Tuan rumah semakin percaya diri. Pada menit ke-60, Nicolo Tresoldi menyamakan kedudukan setelah menerima umpan dari sisi kiri. Skor berubah menjadi 2-2 dan atmosfer stadion memanas.
Atlético sempat kembali unggul pada menit ke-79. Gol terjadi setelah bek Brugge, Joel Ordóñez, melakukan gol bunuh diri saat mencoba menghalau umpan mendatar dari sisi kanan.
Gol Telat Tzolis Selamatkan Brugge
Ketika kemenangan Atlético terlihat di depan mata, Brugge berhasil memaksakan hasil imbang. Pada menit ke-89, Christos Tzolis mencetak gol penyama kedudukan lewat tembakan mendatar dari sisi kiri yang memperdaya Oblak.
Gol tersebut memastikan laga berakhir 3-3. Kedua tim harus menentukan nasib pada leg kedua yang akan digelar di kandang Atlético.
Analisis Singkat dan Dampak Hasil
Hasil imbang ini menunjukkan duel kedua tim berjalan seimbang. Atlético tampil efektif di babak pertama, sementara Brugge menunjukkan mental kuat dengan comeback di babak kedua.
Secara taktik, Atlético masih diunggulkan karena akan bermain di kandang sendiri pada leg kedua. Namun hasil imbang dengan banyak gol membuat Brugge tetap punya peluang jika mampu tampil solid di laga tandang.
Sejumlah pengamat menilai duel ini mencerminkan ketatnya persaingan di fase gugur Liga Champions. Tim yang mampu menjaga konsistensi dan meminimalkan kesalahan individu akan lebih berpeluang melaju.
Jadwal Leg Kedua dan Peluang Lolos
Leg kedua akan digelar di Cívitas Metropolitano, markas Atlético Madrid. Kedua tim wajib meraih kemenangan untuk memastikan tiket ke babak 16 besar.
Dengan agregat masih imbang, pertandingan berikutnya diprediksi berlangsung lebih hati-hati. Namun melihat intensitas leg pertama, potensi drama kembali terbuka lebar.
Susunan Pemain
Club Brugge: Mignolet, Sabbe, Ordóñez, Mechele, Seys, Onyedika, Stanković, Vanaken, Tzolis, Diakhon, Tresoldi.
Atlético Madrid: Oblak, Molina, Pubill, Hancko, Ruggeri, Giuliano, Llorente, Koke, Lookman, Álvarez, Griezmann.