Beritaterkini – Persebaya Surabaya menutup laga kandang terakhirnya di tahun ini dengan hasil meyakinkan. Dalam pertandingan Super League 2025/2026, Bajul Ijo libas 4-0 Persijap Jepara di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Minggu (28/12/2025) sore WIB.

Kemenangan telak ini bukan hanya soal skor. Persebaya tampil efektif, disiplin, dan mampu memaksimalkan momen penting, terutama lewat bola mati dan penyelesaian akhir yang klinis. Hasil ini juga menjadi sinyal kuat bahwa Persebaya semakin matang dalam persaingan liga musim ini.

Di sisi lain, Persijap Jepara sebenarnya sempat memberi ancaman di awal laga. Namun, kegagalan memanfaatkan peluang serta keputusan-keputusan krusial di lapangan membuat tim tamu pulang tanpa poin dari Surabaya.

Jalannya Laga Persebaya vs Persijap

Awal Pertandingan Berjalan Ketat

Laga Persebaya vs Persijap langsung berjalan dengan tempo cukup tinggi sejak menit pertama. Bahkan, di detik-detik awal, lini belakang Persebaya sempat melakukan kesalahan yang membuka peluang bagi Persijap. Beruntung, bek terakhir Persebaya masih sigap menghalau ancaman sebelum menjadi gol.

Selama sekitar 15 menit pertama, permainan cenderung alot. Kedua tim berusaha membangun serangan, tetapi kerap terputus di lini tengah. Persijap terlihat mencoba bermain lebih berani dengan pressing cepat, sementara Persebaya memilih lebih sabar mengalirkan bola.

Peluang Persijap yang Gagal Berbuah Gol

Persijap hampir saja membuka keunggulan pada menit ke-19. Carlos Franca melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang sempat membuat publik GBT terdiam. Sayangnya bagi tim tamu, bola hanya membentur mistar gawang Persebaya.

Momen ini menjadi titik balik. Gagal mencetak gol justru membuat Persijap kehilangan momentum, sementara Persebaya mulai tampil lebih dominan dalam penguasaan bola.

Penalti Bruno Moreira Buka Keunggulan

Keputusan VAR yang Krusial

Pada menit ke-22, Persebaya mendapatkan hadiah penalti setelah Francisco Rivera dijatuhkan oleh Rizki Hidayat di dalam kotak terlarang. Wasit Yudi Nurcahya sempat berkomunikasi dengan tim VAR untuk memastikan pelanggaran tersebut.

Setelah peninjauan singkat, wasit tetap pada keputusannya menunjuk titik putih. Keputusan ini menjadi salah satu momen penting dalam pertandingan karena mengubah jalannya laga secara signifikan.

Eksekusi Tenang Sang Kapten

Bruno Moreira yang dipercaya sebagai algojo menjalankan tugasnya dengan sempurna. Tendangan penaltinya sukses mengecoh kiper Persijap dan membawa Persebaya unggul 1-0 pada menit ke-26.

Gol ini meningkatkan kepercayaan diri skuad Bajul Ijo. Tekanan ke lini pertahanan Persijap pun semakin intens.

Gol Sundulan Leo Lelis Tutup Babak Pertama

Keunggulan Persebaya bertambah pada menit ke-38. Memanfaatkan situasi sepak pojok, Leo Lelis berhasil menyundul bola hasil umpan akurat Francisco Rivera. Bola tak mampu dijangkau kiper Persijap dan bersarang mulus di gawang.

Hingga babak pertama berakhir, skor 2-0 untuk keunggulan Persebaya tetap bertahan. Secara statistik, Persebaya unggul dalam efektivitas serangan, meski Persijap sempat beberapa kali mencoba membangun peluang.

Babak Kedua: Peluang Gagal dan Gol Dianulir

Kesempatan Emas yang Terbuang

Memasuki babak kedua, Persijap mencoba bangkit. Pada menit ke-48, Sudi Abdallah mendapatkan peluang emas lewat sundulan dari jarak dekat. Namun, bola justru melenceng jauh dari sasaran. Peluang ini menjadi penyesalan besar bagi tim tamu.

Persebaya sendiri tidak tinggal diam. Menit ke-54, Malik Risaldi melepaskan tembakan berbahaya yang memaksa kiper Persijap melakukan penyelamatan gemilang.

Gol Persijap Dianulir Wasit

Drama kembali terjadi di menit ke-58. Sudi Abdallah sempat menjebol gawang Persebaya dan membuat pendukung tim tamu bersorak. Namun, wasit menganulir gol tersebut karena Sudi lebih dulu berada dalam posisi offside.

Keputusan ini kembali memukul mental Persijap. Setelah itu, tempo pertandingan sempat menurun dan berlangsung cukup keras di lini tengah.

Rivera dan Perovic Pastikan Kemenangan Telak

Gol Ketiga di Menit Akhir

Ketika laga tampak akan berakhir dengan skor 2-0, Persebaya justru menambah intensitas serangan. Hasilnya terlihat pada menit ke-81. Francisco Rivera mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan celah di pertahanan Persijap. Gol ini praktis mematikan perlawanan tim tamu.

Penutup Manis dari Mihailo Perovic

Empat menit berselang, Persebaya kembali mencetak gol. Kali ini giliran Mihailo Perovic yang memperlebar keunggulan menjadi 4-0 pada menit ke-85. Gol tersebut sekaligus menjadi penutup pesta kemenangan Bajul Ijo di hadapan ribuan pendukungnya.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tidak berubah. Persebaya libas 4-0 Persijap Jepara dengan penampilan yang solid dan meyakinkan.

Evaluasi dan Dampak Hasil Pertandingan

Konsistensi Persebaya di Jalur Positif

Berdasarkan laporan resmi pertandingan yang dirilis penyelenggara liga, kemenangan ini memperkuat posisi Persebaya di papan klasemen Super League 2025/2026. Efektivitas dalam memanfaatkan peluang dan kedalaman skuad menjadi catatan positif bagi tim asal Surabaya tersebut.

Manajemen Persebaya dalam ringkasan pascalaga menekankan pentingnya menjaga konsistensi permainan, terutama menghadapi jadwal padat ke depan. Fokus utama tetap pada stabilitas performa dan kebugaran pemain.

Persijap Perlu Pembenahan

Bagi Persijap, kekalahan ini menjadi bahan evaluasi serius. Meski sempat menciptakan peluang berbahaya, penyelesaian akhir dan koordinasi lini belakang masih menjadi pekerjaan rumah. Tim pelatih Persijap dipastikan akan melakukan pembenahan demi bangkit di laga-laga berikutnya.

Susunan Pemain Persebaya vs Persijap

Persebaya Surabaya

Ernando Ari Sutaryadi (PG), Risto Mitrevski, Leo Lelis, Koko Ari Araya, Tony Firmansyah, Francisco Rivera, Rahmat Irianto, Bruno Moreira (c), Malik Risaldi, Diego Mauricio.

Persijap Jepara

Sendri Johansah (PG), Fikron Afriyanto, Elvis Sakyi, Diogo Brito, Yakubu, Hamisi, Rizki Hidayat, Carlos Franca, Adzikry, Alexis Gomez, Sudi Abdallah (c).

By admin