Beritaterkini – Atletico Madrid kembali melanjutkan perjalanannya di La Liga dengan tantangan tidak mudah. Pasukan Diego Simeone dijadwalkan bertandang ke markas Girona pada Minggu, 22 Desember, sore waktu setempat. Laga ini bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan ujian konsistensi bagi Atletico yang tengah memburu tren positif.
Di satu sisi, Atletico datang dengan modal kepercayaan diri tinggi usai meraih hasil positif di beberapa laga terakhir. Di sisi lain, Girona justru sedang berjuang keluar dari zona merah dan sangat membutuhkan poin demi menjaga asa bertahan di kasta tertinggi sepak bola Spanyol.
Pertemuan Girona vs Atletico Madrid pun menjadi menarik karena mempertemukan dua tim dengan misi berbeda. Atletico ingin terus menekan papan atas klasemen, sementara Girona berharap dukungan publik sendiri bisa menjadi pembeda di tengah keterbatasan skuad.
Posisi Klasemen: Target Berbeda, Tekanan Sama
Atletico Madrid saat ini menempati peringkat keempat klasemen sementara La Liga. Dari 17 pertandingan, Los Colchoneros mengoleksi 34 poin dan tertinggal sembilan angka dari Barcelona yang masih kokoh di puncak klasemen.
Meski jarak poin cukup jauh, peluang Atletico untuk terus bersaing di papan atas masih terbuka. Kemenangan atas Girona menjadi krusial untuk menjaga jarak dengan Real Madrid di posisi kedua, sekaligus menghindari tekanan dari tim-tim pesaing di bawahnya.
Sebaliknya, Girona berada dalam situasi genting. Tim asuhan Michel duduk di peringkat ke-18 dengan raihan 15 poin dari 16 laga. Posisi ini menempatkan Girona tepat di zona degradasi, sehingga setiap pertandingan kini bernilai sangat penting bagi mereka.
Performa Girona: Inkonsisten, Tapi Berbahaya di Kandang
Musim ini berjalan berat bagi Girona. Hingga pekan ke-17, mereka baru mencatatkan tiga kemenangan, enam hasil imbang, dan tujuh kekalahan. Catatan tersebut mencerminkan inkonsistensi yang membuat Girona kesulitan menjauh dari papan bawah.
Namun, satu hal yang patut diperhatikan Atletico adalah performa kandang Girona. Bermain di depan pendukung sendiri, Girona mampu mengumpulkan 11 poin dari delapan laga kandang. Statistik ini menunjukkan bahwa mereka bukan lawan yang mudah saat tampil di markas sendiri.
Keuntungan lain bagi Girona adalah waktu istirahat yang lebih panjang. Mereka terakhir kali bertanding pada 12 Desember 2025 saat menumbangkan Real Sociedad dengan skor 2-1. Setelah tersingkir dari Copa del Rey, fokus Girona sepenuhnya tertuju ke La Liga, termasuk laga krusial melawan Atletico Madrid.
Rekor Pertemuan: Atletico Masih Mendominasi
Jika melihat rekor pertemuan, Atletico Madrid jelas lebih diunggulkan. Dari total 12 pertemuan di berbagai ajang, Girona hanya mampu meraih satu kemenangan. Sisanya didominasi oleh Atletico dengan beberapa hasil imbang.
Satu-satunya kemenangan Girona terjadi secara dramatis pada Januari 2024, saat mereka menundukkan Atletico dengan skor 4-3. Hasil tersebut masih menjadi kenangan manis bagi pendukung Girona, sekaligus bukti bahwa kejutan tetap bisa terjadi.
Meski demikian, secara keseluruhan Atletico tetap memiliki catatan yang jauh lebih solid. Hal ini membuat pasukan Diego Simeone datang ke laga ini dengan status favorit, setidaknya di atas kertas.
Modal Positif Atletico Madrid Jelang Laga
Atletico Madrid tiba di markas Girona dengan kepercayaan diri tinggi. Tengah pekan lalu, mereka sukses menyingkirkan Baleares dengan skor 3-2 di ajang Copa del Rey. Kemenangan itu melanjutkan tren positif setelah sebelumnya menaklukkan Valencia 2-1 di La Liga.
Hasil-hasil tersebut menjadi respons ideal atas kekalahan mengejutkan dari Athletic Bilbao di awal Desember. Simeone menegaskan bahwa timnya menunjukkan karakter dan mentalitas yang tepat untuk kembali ke jalur kemenangan.
Secara umum, performa Atletico musim ini juga cukup stabil. Selain bersaing di papan atas La Liga, mereka saat ini menempati peringkat kedelapan klasemen Liga Champions, menandakan konsistensi di level domestik maupun Eropa.
Krisis Pemain Girona: Tantangan Berat di Lini Depan
Girona harus menghadapi laga ini dengan kondisi skuad yang tidak ideal. Sejumlah pemain penting dipastikan absen karena cedera maupun tugas internasional. Nama-nama seperti Donny van de Beek, Cristhian Stuani, Abel Ruiz, Portu, dan David Lopez tidak bisa diturunkan.
Selain itu, Azzedine Ounahi juga absen karena membela negaranya di ajang Piala Afrika. Situasi ini jelas menjadi pukulan bagi Michel, terutama dalam hal kedalaman skuad dan variasi taktik.
Dengan keterbatasan tersebut, Girona diperkirakan akan bermain lebih pragmatis. Mengandalkan pertahanan rapat dan serangan balik cepat bisa menjadi strategi utama untuk mencuri poin dari Atletico.
Kondisi Skuad Atletico: Simeone Tetap Punya Opsi
Di kubu Atletico Madrid, situasi cedera juga menjadi perhatian. Marcos Llorente, Alex Baena, dan Jose Gimenez masih diragukan tampil dan akan menjalani tes kebugaran jelang laga.
Meski begitu, Diego Simeone masih memiliki banyak opsi di lini depan. Duet Alexander Sorloth dan Julian Alvarez diprediksi tetap menjadi andalan sejak menit awal. Keduanya dinilai cocok dengan gaya bermain Atletico yang mengandalkan fisik dan efektivitas.
Antoine Griezmann juga tetap menjadi kartu truf. Meski kemungkinan tidak selalu bermain penuh, performanya yang mencetak dua gol di laga Copa del Rey terakhir menunjukkan bahwa sang penyerang Prancis masih menjadi sosok krusial di tim.
Laga Penentuan Arah Musim Kedua Tim
Pertandingan Girona vs Atletico Madrid bukan hanya soal tiga poin. Bagi Atletico, kemenangan akan menjaga momentum dan tekanan terhadap tim-tim papan atas. Setiap hasil imbang atau kekalahan bisa berdampak besar pada persaingan gelar dan zona Liga Champions.
Sementara itu, bagi Girona, laga ini adalah ujian mental sekaligus kesempatan. Mampu mencuri poin dari tim sekelas Atletico akan menjadi dorongan moral besar dalam perjuangan mereka keluar dari zona degradasi.
Dengan latar belakang berbeda dan kepentingan yang sama besarnya, duel ini diprediksi berjalan ketat. Girona akan mengandalkan semangat bertahan hidup, sementara Atletico membawa ambisi besar untuk terus menempel papan atas La Liga.