Beritaterkini – Memasuki penghujung tahun, pencarian terkait jadwal puasa bulan Rajab 2026 mulai meningkat. Hal ini wajar, karena Rajab dikenal sebagai salah satu bulan istimewa dalam kalender Hijriah yang punya kedudukan khusus di sisi Allah SWT. Di bulan ini, umat Islam dianjurkan memperbanyak amal kebaikan, salah satunya lewat puasa sunnah.
Rajab bukan sekadar bulan biasa. Ia menjadi gerbang awal menuju Ramadhan, sehingga banyak umat Muslim memanfaatkannya sebagai momentum persiapan ibadah, baik secara fisik maupun spiritual. Tak heran, pertanyaan seputar kapan awal Rajab, jadwal puasa sunnah, hingga keutamaannya selalu ramai dibahas setiap tahun.
Lalu, kapan tepatnya puasa Rajab 1447 Hijriah dilaksanakan? Hari apa saja yang dianjurkan untuk berpuasa, dan bagaimana hukumnya menurut Islam? Berikut ulasan lengkap dan terstruktur mengenai jadwal puasa bulan Rajab 2026 lengkap dengan tanggal dan keutamaannya.
Kapan Awal Bulan Rajab 1447 Hijriah?
Bulan Rajab merupakan bulan ketujuh dalam kalender Hijriah. Bulan ini termasuk ke dalam asyhurul hurum atau empat bulan yang dimuliakan, bersama Muharram, Dzulqa’dah, dan Dzulhijjah. Pada bulan-bulan tersebut, umat Islam dianjurkan lebih menjaga diri dan memperbanyak ibadah.
Berdasarkan kalender Hijriah yang dirilis Kementerian Agama RI, 1 Rajab 1447 Hijriah diperkirakan jatuh pada Minggu, 21 Desember 2025, atau Senin, 22 Desember 2025. Perbedaan ini masih menunggu hasil rukyatul hilal dan sidang isbat yang akan ditetapkan secara resmi oleh pemerintah.
Artinya, rentang waktu bulan Rajab akan berlangsung dari akhir Desember 2025 hingga pertengahan Januari 2026. Pada periode inilah umat Islam sudah dapat mulai menjalankan puasa sunnah Rajab sesuai kemampuan dan niat masing-masing.
Jadwal Puasa Rajab 2026 yang Dianjurkan
Puasa sunnah di bulan Rajab tidak harus dilakukan penuh selama sebulan. Islam memberi kelonggaran untuk memilih hari-hari tertentu yang memiliki keutamaan. Berikut beberapa opsi jadwal puasa bulan Rajab 2026 yang banyak dianjurkan oleh para ulama.
Puasa Ayyamul Bidh Rajab 1447 Hijriah
Puasa Ayyamul Bidh dilaksanakan setiap tanggal 13, 14, dan 15 bulan Hijriah. Pada bulan Rajab 1447 H, puasa ini diperkirakan jatuh pada:
-
Jumat, 2 Januari 2026 (13 Rajab 1447 H)
-
Sabtu, 3 Januari 2026 (14 Rajab 1447 H)
-
Minggu, 4 Januari 2026 (15 Rajab 1447 H)
Puasa Ayyamul Bidh memiliki keutamaan besar karena Rasulullah SAW rutin melaksanakannya, tanpa mengkhususkan pada bulan tertentu.
Puasa Senin dan Kamis di Bulan Rajab
Selain Ayyamul Bidh, puasa Senin dan Kamis juga menjadi amalan sunnah yang sangat dianjurkan. Rasulullah SAW terbiasa berpuasa pada dua hari ini karena amalan manusia dilaporkan kepada Allah SWT.
Berikut jadwal puasa Senin–Kamis di bulan Rajab 2026:
Desember 2025
-
Senin, 22 Desember 2025
-
Kamis, 25 Desember 2025
-
Senin, 29 Desember 2025
Januari 2026
-
Kamis, 1 Januari 2026
-
Senin, 5 Januari 2026
-
Kamis, 8 Januari 2026
-
Senin, 12 Januari 2026
-
Kamis, 15 Januari 2026
-
Senin, 19 Januari 2026
Puasa Sunnah di Awal Bulan Rajab
Sebagian ulama menganjurkan puasa sunnah pada hari-hari awal Rajab, yakni tanggal 1 hingga 10 Rajab. Anjuran ini bersifat umum, sebagai bentuk penghormatan terhadap bulan yang dimuliakan, dengan catatan tidak meyakini adanya keutamaan khusus yang tidak didukung dalil sahih.
Hukum Puasa Rajab dalam Islam
Puasa di bulan Rajab berstatus sunnah, bukan wajib. Anjuran ini merujuk pada keutamaan bulan-bulan haram, bukan karena adanya perintah khusus untuk puasa Rajab secara penuh.
Imam Al-Ghazali dalam Ihya Ulumuddin menjelaskan bahwa berpuasa di waktu-waktu yang dimuliakan memiliki nilai lebih karena berkaitan dengan kehormatan waktu tersebut. Namun, sejumlah sahabat Nabi memakruhkan puasa Rajab jika dilakukan sebulan penuh, karena dikhawatirkan menyerupai kewajiban puasa Ramadhan.
Oleh karena itu, para ulama menganjurkan puasa Rajab dilakukan secara proporsional, misalnya digabung dengan puasa Senin–Kamis, Ayyamul Bidh, atau puasa sunnah lainnya.
Keutamaan Puasa di Bulan Rajab
Rajab sering disebut sebagai bulan pembuka menuju Ramadhan. Para ulama mengibaratkannya sebagai masa menanam amal, yang akan dirawat di Syaban dan dipanen pahalanya di bulan Ramadhan. Berikut beberapa keutamaannya.
Termasuk Bulan yang Dimuliakan Allah SWT
Allah SWT menegaskan kemuliaan empat bulan haram dalam Al-Qur’an, sebagaimana tercantum dalam QS At-Taubah ayat 36. Beribadah di bulan Rajab memiliki nilai tersendiri karena dilakukan pada waktu yang dijaga kehormatannya.
Pahala Amal Kebaikan Lebih Besar
Dalam beberapa riwayat yang dikutip ulama tafsir seperti Imam Fakhruddin ar-Razi, disebutkan bahwa amal kebaikan di bulan-bulan haram memiliki nilai pahala yang lebih besar dibanding bulan biasa. Meski riwayat tentang pahala puasa 30 hari tidak dijadikan dalil khusus, semangat memperbanyak amal tetap dianjurkan.
Persiapan Fisik dan Spiritual Menuju Ramadhan
Puasa Rajab menjadi sarana latihan sebelum memasuki ibadah puasa Ramadhan. Tubuh mulai dibiasakan, begitu juga hati dan mental, agar tidak kaget saat menjalani puasa wajib sebulan penuh.
Momentum Evaluasi dan Perbaikan Diri
Rajab adalah waktu yang tepat untuk memperbanyak istighfar, memperbaiki niat, serta meningkatkan kualitas ibadah harian. Puasa bukan hanya menahan lapar dan haus, tapi juga menjaga lisan, sikap, dan hati.
Penutup
Puasa di bulan Rajab merupakan amalan sunnah yang sarat makna dan keberkahan. Dengan memahami jadwal puasa bulan Rajab 2026 lengkap dengan tanggal dan keutamaannya, umat Islam dapat menyiapkan ibadah dengan lebih terarah, tanpa berlebihan dan tetap berlandaskan ilmu.
Dengan niat yang lurus karena Allah SWT, bulan Rajab bisa menjadi momentum awal untuk memperbaiki diri dan menyambut Ramadhan dengan kesiapan yang lebih matang.