JawaPos.com- Hingga kemarin (2/3), Jalan Doro di Desa Banjarsari, Kecamatan Buduran, Sidoarjo, masih dalam kondisi rusak. Lubang-lubang besar masih tersebar. Pemkab menyebut perbaikan jalan masih menunggu pemasangan pipa tuntas.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) Sidoarjo Dwi Eko Saptono menyatakan, sebagian titik yang parah di sisi barat sudah diuruk. Namun, memang belum semuanya. ”Ini sudah dirapatkan. Hasilnya, perbaikan menjadi kewajiban pelaksana paket pekerjaan penggalian jaringan pipa sistem penyediaan air minum (SPAM),” katanya.

Dwi menjelaskan, perbaikan belum bisa dilakukan menyeluruh mengingat penggalian jaringan masih berlangsung. ”Selain itu, saat ini masih pada tahap hydro test,” ujarnya.

Hydro test dilakukan untuk mengetahui ada atau tidaknya kebocoran pada pipa yang sudah terpasang. ”Setelah tuntas seluruhnya, baru perbaikan total. Namun, sebelum perbaikan total, perlu dilakukan perbaikan sementara atau jangka pendek,” jelas Dwi.

Perbaikan sementara itu sudah dilakukan dengan menguruk titik yang terparah. ”Berupa pengurukan dan pemadatan jalan sebelum nanti diaspal. Namun, perbaikan jangka pendek ini masih beberapa meter saja,” ungkapnya.

Dwi menegaskan, satgas jalan sementara belum diterjunkan ke sana. Sebab, perbaikan sudah menjadi tanggung jawab pelaksana penggalian pipa. ”Satgas bisa saja menguruk, tapi berpotensi ada galian lagi,” katanya.

Sementara, pihaknya mengoptimalkan peran satgas jalan untuk melakukan perbaikan di titik lain. Kemarin satgas jalan memperbaiki jalan rusak di ruas Jalan Krembung–Ploso, ruas Jalan Lingkar Timur, hingga Jalan Kartini di depan Mapolsek Sidoarjo.

Dwi mengungkapkan, pihaknya setiap hari mengoptimalkan kinerja satgas untuk perbaikan sementara. Juga, memaksimalkan perbaikan lewat pemeliharaan jalan kontraktual.

Slamet Nursoim, salah seorang warga, menuturkan bahwa kerusakan di jalan tersebut sudah cukup lama. ”Sebulanan, tapi akhir-akhir ini semakin parah karena hujannya juga sering,” ucapnya. Terutama di sisi timur ruas jalan tersebut.

Sebelumnya, dia setiap pagi melintasi jalan tersebut dari Sedati menuju Lingkar Timur. Kini Slamet memilih jalan lain untuk menghindari jalan rusak. ”Sekarang selalu lewat jalan di selatannya, lewat Jalan Damarsi sampai tembus Desa Dukuhtengah,” ungkapnya.

Harapannya, ada perbaikan segera. ”Setidaknya penambalan yang lubang-lubang besar dulu lah,” tegasnya.

Ketua Komisi C DPRD Sidoarjo Suyarno menyatakan, dalam waktu dekat pihaknya mengadakan hearing dengan dinas dan pelaksana penggalian pipa. ”Banyak keluhan memang. Nanti kami agendakan hearing dengan pihak terkait,” ujanya seusai rapat hearing dengan diskominfo kemarin. Tujuannya, ada percepatan penanganan.

By admin