JawaPos.com–Kantor Bea Cukai Jogjakarta pastikan layanan kepada masyarakat tetap berjalan normal tanpa terpengaruh rencana pencopotan Eko Darmanto, selaku pucuk pimpinan instansi itu.
”Kalau memang itu (pencopotan) benar terjadi, kami di Kantor (Bea Cukai) Jogjakarta akan tetap kondisi normal,” ujar Pelaksana harian (Plh) Kepala Bea Cukai Jogjakarta Turanto Sih Wardoyo seperti dilansir dari Antara di Jogjakarta.
Turanto menuturkan, mekanisme kepemimpinan di Kantor Bea Cukai Jogjakarta akan tetap berjalan. Sebab, struktur dan kedudukan jabatan pimpinan akan tetap ada.
Selama Eko Darmanto menjalani pemeriksaan di Jakarta, untuk sementara tugas-tugas ditangani Turanto sebagai Plh.
”Sebelum ada pejabat kan ada Plh, pejabat pelaksana harian, kalau pun ada pencopotan akan ada Plt (pelaksana tugas). Jadi kami akan tetap terpimpin,” ujar Turanto Sih Wardoyo.
Dengan begitu, Turanto meyakini, seluruh pegawai di Kantor Bea Cukai Jogjakarta akan bekerja seperti biasa tanpa terpengaruh kasus yang mendera pimpinannya tersebut.
”Tidak akan terpengaruh, tetap berjalan dengan normal, dan tetap dengan semangat tinggi,” ucap Turanto Sih Wardoyo.
Menurut Turanto, hingga kini Kantor Bea Cukai Jogjakarta belum menerima surat resmi terkait pemeriksaan maupun rencana pembebastugasan Eko Darmanto dari jabatannya. ”Belum ada. Sampai saat ini kami belum mendapat surat apa pun,” tutur Turanto Sih Wardoyo.
Meski mengaku kaget dengan kasus yang dialami pimpinannya, dia menegaskan, siap dipimpin siapapun sosok yang ditunjuk pusat sebagai Kepala Bea Cukai Jogjakarta. ”Kalau dibilang kaget, ya pasti kaget lah karena tetap bagaimana pun itu pimpinan kami juga. Tapi kami tetap siap siapa pun yang memimpin ya kami di lapangan akan tetap siap,” ujar Turanto Sih Wardoyo.
Turanto menilai banyak sikap positif Eko Darmanto yang bisa dicontoh bawahan selama hampir satu tahun menjabat Kepala Kantor Bea Cukai Jogjakarta.
”Kalau pun ada yang kurang positif mungkin itu bawaan masing-masing pribadi. Tapi kalau saya lihat banyak kok sikap positif yang bisa kita pelajari dari Pak Eko sebagai seorang pemimpin,” terang Turanto Sih Wardoyo.
Dia berharap masyarakat bersikap dewasa dengan tidak memukul rata perilaku oknum sebagai sikap seluruh pegawai Bea Cukai Jogjakarta secara institusional. ”Kalau itu ada oknum ya tidak mewakili secara institusi,” kata Turanto Sih Wardoyo.
Sebelumnya, Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara di Jakarta, Rabu (1/3) mengungkapkan, Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai sudah memanggil dan memeriksa Kepala Kantor Bea Cukai Jogjakarta Eko Darmanto karena dianggap kerap pamer kekayaan di media sosial.
Untuk mempermudah pemeriksaan Eko, Wamenkeu telah menginstruksikan Ditjen Bea Cukai agar yang bersangkutan segera dibebastugaskan melalui pencopotan dari jabatan secepat mungkin.