JawaPos.com–PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) beri bantuan berupa asupan vitamin dan mineral bagi bayi di bawah lima tahun (balita) stunting di Kota Surabaya. Bantuan itu diserahkan melalui Departemen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT SIER.
Ada tiga kecamatan penerima. Yakni Kecamatan Rungkut, Gunung Anyar, dan Tenggilis. Itu merupakan kecamatan di sekitar kawasan industri.
Menurut Kepala Divisi Kawasan SIER Yogi Widi Kurniawan, bantuan yang diberikan SIER itu dalam rangka ikut mendukung mewujudkan Surabaya Zero Stunting yang digencarkan Pemkot Surabaya.
”SIER ingin berkontribusi membantu Pemkot Surabaya menyukseskan program bebas stunting. Kami berikan bantuan ketiga kecamatan yang paling dekat lokasinya dengan SIER kepada balita yang memiliki pertumbuhan yang terhambat, baik dari segi tinggi maupun berat badannya,” jelas Yogi, saat dikonfirmasi setelah penyerahan, Jumat (3/3).
Untuk pendistribusian jenis bantuan ke bayi stunting, lanjut dia, diserahkan kepada pihak kecamatan. Sebab, setiap balita yang stunting membutuhkan penanganan berbeda-beda, menyesuaikan kondisi.
”Nanti pihak kecamatan dan puskesmas yang menentukan balita stunting itu membutuhkan bantuan apa. Yang jelas asupan gizi yang cukup dan seimbang sangat penting untuk mendukung pertumbuhan anak khususnya yang mengandung protein, karbohidrat, lemak, vitamin, dan mineral, yang cukup,” jelas Yogi Widi Kurniawan.
Bantuan itu, tambah Yogi, telah diberikan secara simbolis ke masing-masing kecamatan. Tepatnya pada Selasa (28/2), yang merupakan hari ulang tahun SIER ke-49.
”Harapan kami, sinergitas antara SIER dengan Pemerintah Kota Surabaya khususnya lingkungan di sekitar kawasan terus kami tingkatkan. Kami juga mendorong program peningkatan akses air bersih dan sanitasi yang baik, tujuannya infeksi yang disebabkan air yang tidak bersih dan sanitasi yang buruk dapat ditekan, dan tidak memengaruhi kesehatan dan pertumbuhan anak,” ujar Yogi Widi Kurniawan.
Dalam rangka merayakan HUT ke-49, lanjut Yogi, SIER juga menggelar sejumlah acara. Seperti khitan masal yang diikuti 100 anak di Surabaya, Sidoarjo, dan Pasuruan. Selain itu, SIER juga menggelar nikah masal di Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER), donor darah, pengobatan gratis, dan vaksin booster.
Sementara itu, Direktur Utama PT SIER Didik Prasetiyono menambahkan, dalam banyak kesempatan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi selalu menggelorakan gotong royong dalam membangun Surabaya dengan tagline Sinergi Kuat Surabaya Hebat.
”Langkah Wali Kota Eri Cahyadi dalam menangani masalah stunting ini sangat tepat. Sebab stunting ini juga tentang edukasi, harus semua pihak terlibat. Misalnya kecukupan pemberian ASI (air susu ibu) yang merupakan sumber nutrisi terbaik untuk bayi. Sangat krusial pada 6 bulan pertama kehidupan bayi sangat penting untuk mendukung pertumbuhan yang optimal,” ungkap Didik.
Alumnus Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Airlangga (Unair) itu mengatakan, keberadaan SIER sebagai kawasan industri BUMN anggota holding Danareksa yang dihuni puluhan ribu buruh pekerja terus berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang sehat.
”Lingkungan yang sehat dan akses ke layanan kesehatan yang memadai sangat penting untuk membantu mencegah stunting dan memperbaiki kondisi anak yang terkena stunting. Yang perlu diingat bahwa mengatasi stunting membutuhkan upaya yang berkelanjutan dan terkoordinasi dari semua pihak, termasuk pemerintah, keluarga, dan masyarakat,” terang Didik.